Babbel vs Duolingo

Babbel vs Duolingo

Duolingo vs Babbel: Aplikasi Belajar Bahasa Mana yang Cocok untuk Kamu?

Apps 23 Mar 2025

Belajar bahasa asing kini semakin mudah dengan hadirnya aplikasi seperti Duolingo dan Babbel. Dua aplikasi ini sering dibandingkan karena sama-sama menawarkan pengalaman belajar yang menarik. Tapi, di antara keduanya, mana yang lebih cocok untuk kamu?

Kamu pernah pakai salah satu dari aplikasi ini? Kalau iya, jangan lupa share pengalamanmu di kolom komentar! Yuk, kita mulai.


Duolingo: Si Burung Hijau yang Jadi Sahabat Belajar Bahasa

Duolingo
Photo by ilgmyzin on Unsplash

Jika kamu pernah melihat logo burung hijau yang lucu itu, ya, itulah Duolingo. Aplikasi ini terkenal dengan pendekatan belajar yang gamified—alias belajar sambil main. Tapi bagaimana cara kerjanya?

Sistem Gamifikasi yang Seru

Duolingo menggunakan sistem level, poin, dan tantangan harian yang membuat kamu merasa sedang bermain game, bukan belajar. Kamu bisa mengumpulkan "lingots" (mata uang virtual Duolingo), membuka achievement, dan bersaing dengan teman di leaderboard.

Pernah nggak kamu merasa ketagihan menyelesaikan level di Duolingo? Kalau iya, berarti gamifikasinya berhasil banget!

Pelajaran Singkat dan Interaktif

Setiap pelajaran di Duolingo dirancang agar bisa diselesaikan dalam waktu 5-10 menit, membuatnya cocok untuk kamu yang sibuk. Mulai dari kosakata, tata bahasa, hingga pengucapan, semua dibuat sederhana tapi efektif.

Namun, bagi sebagian orang, pendekatan ini terasa terlalu “basic.” Kalau kamu tipe pembelajar yang mendalam, mungkin kamu akan merasa kurang puas. Bagaimana pendapatmu?

Babbel: Aplikasi Belajar Bahasa dengan Pendekatan Praktis

Babbel
Babbel

Berbeda dengan Duolingo, Babbel lebih fokus pada pembelajaran yang terstruktur dan praktis. Jika Duolingo seperti game, Babbel lebih mirip dengan kelas online. Berikut beberapa hal yang membuat Babbel unggul:

Pelajaran yang Disesuaikan untuk Orang Dewasa

Babbel dirancang untuk kebutuhan praktis, seperti belajar frasa yang sering digunakan dalam situasi sehari-hari. Pelajarannya juga lebih mendalam, dengan fokus pada tata bahasa dan kontekstualisasi.

Kira-kira, apakah pendekatan ini cocok untuk gaya belajarmu?

Pengajaran oleh Ahli Bahasa

Materi yang ada di Babbel dikembangkan oleh ahli bahasa, sehingga kualitas pelajarannya lebih terjamin. Bahkan, ada fitur "Dialog Simulator" yang membantu kamu berbicara seperti penutur asli.

Perbandingan Fitur Utama: Mana yang Lebih Baik?

Berikut tabel perbandingan fitur utama antara Duolingo dan Babbel:

Nah, kalau kamu memilih aplikasi belajar bahasa, fitur apa yang paling penting untuk kamu? Share di kolom komentar!

Apa Kelebihan dan Kekurangan Keduanya?

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan keduanya yang mungkin bisa jadi bahan pertimbanganmu:

Duolingo

Kelebihan:

  • Gratis (sebagian besar fitur bisa diakses tanpa biaya).
  • Cocok untuk pemula.
  • Belajar terasa seperti bermain game.

Kekurangan:

  • Materi terasa kurang mendalam untuk tingkat lanjutan.
  • Fokus pada kosakata daripada tata bahasa.

Babbel

Kelebihan:

  • Materi yang lebih mendalam.
  • Cocok untuk kebutuhan praktis, seperti traveling atau bekerja.
  • Pengajaran oleh ahli bahasa.

Kekurangan:

  • Berbayar (meski ada trial gratis).
  • Bahasa yang tersedia lebih terbatas.

Kalau kamu lebih suka belajar dengan cara santai atau lebih terstruktur?

Mana yang Cocok untuk Kamu?

Pilihan antara Duolingo dan Babbel sebenarnya tergantung pada gaya belajarmu. Kalau kamu suka belajar dengan santai dan seru, Duolingo bisa jadi pilihan. Tapi kalau kamu butuh materi yang mendalam dan praktis, Babbel lebih cocok.

Namun, satu hal yang pasti: kedua aplikasi ini punya tujuan yang sama, yaitu membantu kamu menguasai bahasa asing. Jadi, apapun pilihanmu, yang terpenting adalah konsistensi dalam belajar.

Tips Memaksimalkan Penggunaan Aplikasi

Atur Target Harian: Konsistensi adalah kunci belajar bahasa. Tentukan waktu tertentu setiap hari untuk belajar, bahkan hanya 10 menit.

Manfaatkan Fitur Premium: Jika memungkinkan, coba fitur premium untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kaya.

Gabungkan dengan Sumber Lain: Jangan hanya bergantung pada aplikasi. Gunakan buku, video, atau podcast untuk memperkaya pembelajaranmu.

Pengalaman Belajar di Perangkat Mobile vs Desktop

Mobile vs Desktop
Photo by Alejandro Escamilla on Unsplash

Salah satu faktor penting yang sering diabaikan adalah pengalaman pengguna di platform berbeda. Baik Duolingo maupun Babbel dapat diakses melalui perangkat mobile dan desktop, tetapi ada perbedaan mencolok pada bagaimana keduanya dioptimalkan.

Duolingo: Fleksibilitas Tinggi di Mobile

Duolingo dirancang dengan sangat baik untuk pengguna mobile. Ukuran pelajaran yang pendek membuatnya ideal untuk sesi belajar singkat saat sedang menunggu antrean atau saat istirahat sejenak. Aplikasi ini juga memiliki mode offline, yang memungkinkan kamu belajar bahkan tanpa koneksi internet.

Namun, pengalaman desktopnya cenderung lebih terbatas. Sebagian besar pengguna lebih memilih menggunakan aplikasi mobile daripada versi webnya.

Babbel: Optimal di Desktop untuk Pendalaman Materi

Sebaliknya, Babbel memberikan pengalaman belajar yang lebih terstruktur di desktop. Pelajaran di Babbel sering kali melibatkan penjelasan yang lebih panjang dan mendalam, yang terasa lebih nyaman dipelajari di layar yang lebih besar.

Namun, aplikasi mobile Babbel sedikit lebih "berat" dibanding Duolingo, terutama karena materi pelajarannya yang lebih detail.

Kalau kamu lebih sering belajar di mana? Mobile atau desktop? Pengalaman belajar tiap orang pasti berbeda, jadi pilih platform yang paling sesuai dengan gaya belajarmu.

Penilaian Progres Belajar

Cara aplikasi memberikan penilaian terhadap progres belajar juga menjadi poin penting. Bagaimana Duolingo dan Babbel melakukannya?

Duolingo: Poin, Lencana, dan Leaderboard

Duolingo membuat kamu merasa terus termotivasi dengan sistem poin dan leaderboard. Kamu bisa bersaing dengan teman atau pengguna lain untuk meningkatkan posisi di papan skor.

Namun, sistem ini lebih fokus pada kuantitas (seberapa sering kamu belajar) daripada kualitas (apakah kamu benar-benar menguasai materi).

Babbel: Tes dan Evaluasi

Babbel menggunakan tes evaluasi pada akhir tiap modul untuk mengukur seberapa baik pemahamanmu terhadap materi yang telah diajarkan. Pendekatan ini lebih cocok untuk mereka yang ingin memastikan setiap pelajaran benar-benar dikuasai sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.

Menurutmu, apakah motivasi belajar lebih dipengaruhi oleh game seperti di Duolingo atau evaluasi serius seperti di Babbel?

Tag

Bayutama

Kanzen Kankaku Dreamer